Penggunaan Transition Words untuk Penulisan Lebih ‘Halus’

Posted on
Advertisements

 

Penggunaan Transition Words untuk Penulisan Lebih ‘Halus’
Penggunaan Transition Words untuk Penulisan Lebih ‘Halus’

Penggunaan Transition Words untuk Penulisan Lebih ‘Halus’– Menurut yourdictionary.com The definition of a transition word are words that show the relationships among the ideas in a piece of writing to help guide readers through a story or argument. Dalam Pengertian dalam Bahasa Indonesia Transition words dipergunakan untuk menyambung dua kalimat menjadi satu kalimat atau frase. Fungsinya adalah menghubungkan kalimat dengan lancar sehingga tidak ada lompatan atau jeda yang muncul tiba-tina di antara beberapa kalimat yang berbeda situasi. Beberapa transisi umum yang dapat membantu Anda menggunakan kata untuk menghubungkan dua kalimat adalah sebagai berikut:

1. Transition Words yang menunjukkan sebab akibat seperti ‘because’, ‘because of’, ‘caused by’

  • He couldn’t move around perfectly because his legs were in casts. He broke them when he accidentally fell off the drawer. (Ia tidak dapat bergerak bebas karena kakinya kejatuhan laci)
  • Did you also witness an accident on the front of your house? It was caused by a sleepy driver. (Apa kamu melihat kecelakaan di depan rumahmu? Sopir mengantuk)
  • The game will be cancelled because it is pouring rain. (Pertandingan dibatalkan karena hujan sangat deras)
  • My father can’t arrive on time because of such heavy traffic on his way here. (Ayahku tidak dapat datang tepat waktu karena jalanan macet saat perjalanan kemari)

2. Transition Words yang menunjukkan keterkaitan waktu

Jenis kata hubung yang menunjukkan keterkaitan waktu cukup banyak dan paling mudah dipelajari. Beberapa diantaranya yang sangat umum digunakan adalah after, before, ever since, during, meanwhile, until, then.

  • Our kids have to finish their homework first, after that they can go to the festival to have fun (Anak-anak harus menyelesaikan pekerjaan rumah dulu, setelah itu mereka dapat pergi bersenang-senang ke festival)
  • Jessica planned to pick up Nicholas before she stopped by at Wendy’s for breakfast. (Jessica berencana menjemput Nicholas sebelum ia mampir ke Wendy’s untuk sarapan)
  • John hasn’t eaten at the restaurant adjacent to his house again, ever since he was ill from eating the served food. (John belum kembali ke restoran sebelah rumahnya sejak ia sakit setelah makan di restoran tersebut)
  • We need to stay at home during the storm so we can avoid unexpected things.( Kita harus tinggal di rumah saat terjadi petir sehingga kita dapat menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan)
  • His house looks very quiet, meanwhile there are lots of people in it. (Rumahnya terlihat sepi, sementara itu banyak sekali orang di dalamnya)
  • We need to stay at home until the rain stops. (Kita harus tetap tinggal di rumah sampai hujan berhenti)
  • You should finish your homework, then you can play with your friends. (Kamu harus menyelesaikan pekerjaan rumahmu dulu, setelah itu kamu bisa bermain dengan teman-temanmu)

3. Transition Words yang menunjukkan contoh

Jenis kata hubung ini menjelaskan kalimat yang nantinya akan diberikan contoh. Kata hubung tersebut adalah: ‘for example’ dan ‘for instance’ juga ‘such as’

  • She has some things to finish such as washing and ironing the laundry, cleaning the house and picking up her kids from school. (Ia harus menyelesaikan tugas-tugasnya dahulu seperti mencuci dan menyetrika, membersihkan rumah dan menjemput anak dari sekolah)
  • There are various tasks that the country needs to deal with, for instance, the country should diminish terrorism. (Banyak masalah yang harus diselesaikan negeri ini, contohnya memerangi terorisme).
  • Not all birds eat seeds. For example, some birds like vultures eat dead animals instead of seeds. (Tidak semua burung memakan biji-bijian, contohnya ada burung pemakan bangkai)

4. Transition Words yang menunjukkan kesimpulan yaitu ‘to sum up’, finally’, ‘in conclusion’, ‘in sum’, ‘to conclude’

Contohnya adalah:

  • Lots of parents have been complaining about the latest school program. For example, test scores have decreased significantly from last semester. Some teachers were less motivated while students don’t get enough motivation. To sum up, there has to be some improvements in the next semester. (Banyak orang tua mengeluh tentang program sekolah terbaru. Misalnya, nilai ujian menurun secara signifikan dari semester lalu. Beberapa guru kurang termotivasi sementara siswa tidak mendapatkan motivasi yang cukup. Kesimpulannya, harus ada beberapa perbaikan di semester berikutnya.)
  • The meeting was such a tight meeting because there were too many problems to solve. Finally, there are some problems that can be solved after a few hours. (Rapat tersebut sangat sengit karena terlalu banyak masalah yang harus diselesaikan. Akhirnya, ada beberapa masalah yang dapat diselesaikan setelah beberapa jam)
  • To conclude, the store needs to be closed temporarily, due to the decreasing profit (Kesimpulannya, toko perlu ditutup sementara, karena keuntungan yang menurun)
  • There have been lots of crime cases during the past five years. In conclusion, the city needs to increase the security system. (Kasus kejahatan meningkat selama lima tahun terakhir. Kesimpulannya, kota perlu meningkatkan sistem keamanan)

Masih ada beberapa transition words yang dapat dipergunakan untuk menggabungkan beberapa kalimat. Salah satunya adalah kalimat yang menyatakan informasi. Biasanya, kalimat seperti ini adalah kalimat yang digunakan untuk menerangkan cara pembuatan sesuatu.

Contohnya adalah sebagai berikut: “First of all, pour a teaspoon of milk…” (pertama-tama, tuangkan susu sebanyak satu sendok teh)
Transition words sangat penting dipergunakan sehingga kalimat dapat dimengerti secara utuh dan penulis tidak terkesan asal memasukkan kalimat yang menjelaskan peristiwa. Demikianlah penjelasan singkat tentang Transition word, Semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *