Beasiswa Short Course 2020 Ke Luar Negeri

Posted on
Beasiswa Short Course 2020

Beasiswa Short Course 2020 Ke Luar Negeri – Mendaftarkan diri untuk mengikuti beasiswa short course 2020 bisa menjadi salah satu langkah tepat dalam mewujudkan keinginan berkuliah dan belajar di kampus luar negeri yang serba canggih dan modern. Bukan hanya masalah kampusnya saja, belajar di luar negeri bisa membuka wawasan dan pengalaman baru tentang budaya dan kebiasaan mahasiswa dan masyarakat lokal di sana.

Memiliki kesempatan untuk bisa berkuliah di luar negeri memang menjadi salah satu impian masyarakat Indonesia, khususnya para anak muda dan generasi millennial. Namun bila harus mengambil gelar sarjana di kampus – kampus Eropa tentunya akan membutuhkan biaya yang sangat besar.

Oleh karena itu, mengikuti pendidikan short course bisa menjadi pilihan terbaik untuk mengabulkan mimpi tersebut.

Apa Itu Beasiswa Short Course?


Untuk Anda yang belum tahu, beasiswa short course merupakan salah satu model kuliah singkat yang dilakukan selama 1 minggu hingga 2 tahun di luar negeri. Umumnya, kuliah akan dilakukan di universitas – universitas terbuka menyediakan kelas khusus short course.

Beasiswa ini bisa mengantarkan Anda ke universitas di negeri impian seperti Belanda, Jerman, Belgia, Jepang, China, Korea, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia sendiri, pendidikan short course dengan tujuan universitas di Eropa lah yang menjadi favorit. Khususnya di Jerman, salah satu negara paling nyaman dan ramah mahasiswa di dunia dengan banyak pilihan universitas yang keren dan modern.

Bukan hanya soal negaranya, pendidikan short course juga bisa menjadi salah satu jawaban untuk Anda yang ingin menekuni ilmu tertentu tanpa harus menghabiskan lebih dari 4 tahun untuk kuliah. Seperti ilmu seputar design, programming, sastra & bahasa, literasi, dan masih banyak lagi.

Pilihan Beasiswa Short Course ke Eropa

Seperti yang dikatakan tadi, Eropa menjadi salah satu pilihan favorit untuk para pelajar yang ingin mengikuti studi pendek ini. Karena rata – rata memiliki universitas yang nyaman dan ramah terhadap pendatang dari luar negeri, termasuk mahasiswa – mahasiswa dari Indonesia.

Bukan hanya itu, terdapat banyak pula pilihan beasiswa short course dengan tujuan ke berbagai negara di benua Eropa. Di antaranya adalah :

  1. Beasiswa Hochschulsommerkurs bersama DAAD Jerman
    Pilihan beasiswa study singkat gratis pertama yang bisa Anda pilih adalah pendidikan ke Jerman bersama Dinas Pertukaran Akademisi Jerman atau yang dikenal dengan nama DAAD. Institusi ini sudah berdiri selama lebih dari 80 tahun, tepatnya sejak tahun 1925.

DAAD menyediakan banyak pilihan studi gratis ke Jerman setiap tahunnya selama kurang lebih 1 bulan. Umumnya, studi akan dilaksanakan selama musim panas dan dimulai dari sekitar pertengahan tahun. Anda juga bebas memilih jurusan dan program studi apapun yang diinginkan.

DAAD juga akan memfasilitasi semua kebutuhan studi Anda selama di Jerman nantinya. Hanya saja, beasiswa ini tidak termasuk biaya tiket pesawat dari Indonesia ke Jerman dan sebaliknya. Jadi usahakan pilih penerbangan ketika low season agar tidak terjadi pembengkakan biaya untuk transportasi.

  1. Beasiswa ke Belgia Bersama VLIR-UOS
    Berikutnya ada VLIR-UOS. salah satu institusi international yang siap membantu mewujudkan cita – cita Anda untuk berkuliah di luar negeri. Beberapa dari Anda mungkin masih agak asing dengan beasiswa yang satu ini. Karena VLIR-UOS baru masuk ke Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Tapi meskipun tergolong baru, VLIR-UOS ini diperebutkan oleh seluruh mahasiswa dari 31 negara di dunia. Mereka semua memiliki tujuan yang sama, yaitu berkuliah di daerah Flanders, Belgia.

Salah satu program studi yang paling diminati di VLIR-UOS ini adalah ITP atau International Training Programme. Durasi pendidikannya akan dilakukan selama maksimal 90 hari atau 3 bulan.

  1. Beasiswa ke Eropa Bersama SHARE EU-ASEAN
    SHARE EU merupakan salah satu lembaga yang sudah sangat terkenal dalam dunia pendidikan dan beasiswa studi singkat. Sudah ada lebih dari ribuan mahasiswa dari Indonesia yang terpilih dan mendapatkan belajar ke berbagai universitas di berbagai negara Eropa.

Bukan hanya itu, SHARE EU juga menjadi salah satu pilihan beasiswa yang paling membuat tenang. Sebab semua biaya mulai dari tiket pesawat, visa, bahan studi, uang jajan, hingga asuransi kesehatan akan disediakan oleh SHARE EU.

  1. Beasiswa ke Belanda Bersama StuNed
    Nah, program beasiswa yang satu ini juga menjadi salah satu program yang paling lama ada di Indonesia. Yaitu StuNed, lembaga yang menyediakan beasiswa penuh kepada mahasiswa di Indonesia ke Belanda dalam durasi hingga 12 bulan alias 1 tahun.

StuNed ini merupakan salah satu hasil kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Belanda. Sehingga kebanyakan lulusannya akan diberi kesempatan untuk bekerja baik di Belanda maupun menjadi penghubung antara perusahaan – perusahaan Indonesia dan Belanda.

Meskipun hanya direbutkan oleh mahasiswa Indonesia saja, tetapi ada persyaratan yang cukup ketat untuk bisa mendaftar ke StuNed. Yaitu minimal lulusan S1 atau D4, nilai Toefl IBT minimal 68 atau IELTS 5.5. Punya pengalaman kerja minimal 2 tahun, dan memegang izin dari atasan.

Pilihan Beasiswa Short Course ke Asia

Bila studi ke Eropa rasanya terlalu jauh dan memakan banyak biaya, mungkin Anda bisa mencoba program short course ke negara – negara tetangga yang lebih dekat. Misalnya Jepang, Korea, Taiwan, China, dan masih banyak lagi negara favorit pilihan para mahasiswa di Asia.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah beberapa pilihan beasiswa studi singkat ke Asia yang bisa Anda pilih.

  1. Beasiswa ke Korea Selatan Bersama Global Korea Scholarship
    Untuk Anda pecinta drama Korea yang penasaran rasanya datang langsung ke Korea Selatan untuk belajar, Global Korea Scholarship siap membantu mewujudkannya. Sebab GKS akan mengajak para mahasiswa yang masih aktif minimal semester 2 untuk terbang ke Korea selama 4 hingga 10 bulan sebagai program study singkat.

Beasiswa short course ini dibiayai penuh oleh pemerintah Korea Selatan mulai dari kebutuhan tiket, bahan studi, hingga kebutuhan sehari – hari. Bahkan Anda akan mendapatkan uang jajan sekitar 6 juta per bulannya selama masa studi.

  1. Beasiswa ke Jepang Bersama Japan Student Service Organization
    Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Jepang menjadi salah satu negara favorit sebagai tujuan studi singkat ke luar negeri. Salah satu intitusi yang secara khusus menerbangkan mahasiswa dari Indonesia ke Jepang adalah JASSO alias Japan Student Service Organization.

Program studi yang disediakan pun ada banyak dan dengan durasi beragam. Mulai dari 4 minggu hingga 12 bulan. Bukan hanya itu, Anda juga akan mendapatkan uang saku sebesar 80.000 Yen atau sekitar 10 juta rupiah.

  1. Beasiswa ke Jepang Bersama SSEAYP
    Berbeda dengan beasiswa pertukaran pelajar sebelumnya yang memberangkatkan para mahasiswa, SSEAYP atau South East Asia and Japanese Youth Program ini disediakan untuk siapapun dengan rentang usia 20 hingga 30 tahun.

Program studi akan dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan dan seleksi dilakukan di atas kapal pesiar Nippon Maru.

Itulah dia beberapa pilihan beasiswa short course ke Eropa dan Asia yang bisa Anda pilih. Tentunya beasiswa ini hanya bisa didaftarkan oleh mahasiswa yang universitas nya bekerja sama dengan institusi penyedia program pertukaran pelajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *