Dialog Bahasa Inggris 2 Orang tentang Pendidikan

Posted on
Advertisements
dialog bahasa inggris 2 orang tentang pendidikan
dialog bahasa inggris 2 orang tentang pendidikan

Dialog Bahasa Inggris 2 Orang tentang Pendidikan – Tentu di sekolah, kamu akan mendapatkan tugas membuat dialog menggunakan Bahasa Inggris. Jika tugasmu kali ini adalah dialog Bahasa Inggris 2 orang tentang pendidikan, maka kamu ada di tempat yang tepat.
Nah berikut beberapa contoh yang bisa dijadikan inspirasi dalam menyusun dialog. Kamu bisa tiru dan modifikasi agar sesuai dengan tema yang diinginkan.

Dialog 1

Pada dialog di bawah ini, ada dua orang yang membahas tentang Pendidikan Bahasa Inggris. Langsung saja, ini dia percakapannya!
Laras : Hi, Manda have you heard that English lesson will be abolished ini junior high school?
Manda : Yes, I have read that from newspaper.
Laras : What do you think about that, Manda?
Manda : It is the worst idea that our government ever made.
Laras : Yeah, i agree with you. I can not imagine how we have to face the globalization.
Manda : I hope government cancel that idea to abolish English lesson in school.

Terjemahan

Laras : Hi, Manda, sudah kah kamu mendengar bahwa pelajaran Bahasa Inggris akan dihapuskan di SMP?
Manda : Ya, aku sudah membacanya di koran.
Laras : Apa pendapatmu tentang hal ini, Manda?
Manda : Itu adalah ide yang paling burung yang pernah pemerintah kita lakukan.
Laras : Ya, aku setuju denganmu. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kita harus menghadapi globalisasi.
Manda : Aku berharap pemerintah membatalkan ide untuk menghapus pelajaran Bahasa Inggris di sekolah.

Dialog 2

Dialog Bahasa Inggris tentang pendidikan 2 orang yang selanjutnya mengenai perbedaan gaya belajar di Indonesia dan Amerika. Berikut dialognya!
Alia : Hello, Jane, how are you?
Jane : Hello, Alia, I’m good, and you?
Alia : I’m fine. I can’t believe you finally graduated from Stanford University. It just like a dream. Anyway, congratulation!
Jane : Thank you Alia, I couldn’t believe I made it. I’m so happy.
Alia : How did it feel to study at Stanford?
Jane : It was hard, but I have to enjoyed it. I met many friends from other country dan experienced new things that I never had in Indonesia.
Alia : Nice. I’m really curious about differences between studying in Indonesia and USA. Could you tell it to me?
Jane : Yeah, of course. The learning styles of those two are so different. In America, since interactive learning techniques are used there, the student interact more in class through group discussions and also seminar. But, in Indonesia, student just sit and listen to the lecturers.
Alia : I see, In your opinion, which on do you prefer?
Jane : I think, American one. Because it’s more effective to simulate students to thing more critically. So, student more actively participate in the class.
Alia : Interesting. But I hope someday, our country will apply that learning style.
Jane : Yes, I think so.

Terjemahan

Alia : Halo Jane, apa kabar?
Jane : Hai Alia, kabar baik, dan kamu?
Alia : Aku baik-baik saja, Aku tidak bisa percaya kamu akhirnya lulus dari Universitas Stanford. Seperti mimpi. Ngomong-ngomong, selamat, ya!
Jane : Terima kasih Alia, aku juga tidak percaya bisa lulus. Aku sangat senang.
Alia : Bagaimana rasanya belajar di Stanford?
Jane : Sulit, tapi aku mencoba menikmatinya. Aku bertemu dengan banyak teman dari negara lain dan mendapat pengalaman baru yang belum pernah didapatkan di Indonesia.
Alia : Bagus, aku sangat penasaran tentang perbedaan antara belajar di Indonesia dan USA. Bisakah kamu menceritakannya untukku?
Jane : Ya, tentu. Gaya belajar di dua negara tersebut sangat berbeda. Kalau di Amerika, sejak pembelajaran interaktif diterapkan di sana, mahasiswa lebih banyak di kelas melalui seminar dan diskusi grup. Sedangkan di Indonesia, mahasiswa hanya duduk dan mendengarkan dosen.
Alia : Aku mengerti. Lalu, kamu suka yang mana, gaya Amerika atau Indonesia?
Jane : Aku pikir, Amerika. Sebab, lebih efektif agar memicu mahasiswa supaya berpikir kritis dan juga berpartisipasi aktif dalam kelas.
Alia : Menarik sekali. Tapi, aku harap suatu saat negara kita bisa menerapkan gaya pembelajaran tersebut.
Jane : Aku setuju.

Dialog 3

Dialog Bahasa Inggris tentang pendidikan 2 orang kali ini tentang teman yang lama tidak bertemu karena meneruskan kuliah di USA seusai SMA. Penasaran? Mari simak di bawah ini!
Lisa : Hi, Jiso, Long time no see, how are you doing?
Jiso : Oh, hi, Lisa. It’s been a long time. I’m good, how about you? Where have you been?
Lisa : I am fine, thanks. Well, when I was graduated in Senior High School . So, I have continued my study overseas in USA.
Jiso : Wow, great! I must be hard to live in America, right?
Lisa : Yes, you’re right. I have to get a part time job to get some bucks. But, I like to be there. Oh ya, how about you?
Jiso : I see, you are a strong girl. Well, I don’t continue my study and now I have my own business.
Lisa : Nice! It doesn’t matter. You will be a good business woman. But, you should join for a scholarship.
Jiso : I’m not to interested because there are lots of procedures for a scholarship. Furthermore, I’m not to smart.
Lisa : Come on Jiso, you have to tried to prove it.
Jiso : No, I will not cause I think that education doesn’t give guaranty for the future.
Lisa : I disagree with you, Jiso, you can sell gold but it will end sooner or later. But education is eternal which means it will end if you go to heaven.
Jiso : No, I’ll open my own business to give chance for the other people.
Lisa ; Oke oke. I hope it will work properly.

Terjemahan

Lisa : Hai Jiso, Lama tidak berjumpa, bagaimana kabarmu?
Jiso : Oh, hi, Lisa, Sudah lama sekali, ya! Aku baik-baik saja, bagaimana denganmu? Dimana kamu selama ini?
Lisa : Aku baik, terima kasih. Ketika aku lulus dari SMA, aku melanjutkan kuliah ke luar negeri di USA.
Jiso : Wah, hebat! Tentu berat hidup di Amerika, kan?
Lisa : Ya, kamu benar. Aku harus mendapatkan kerja paruh waktu untuk beberapa dolar. Tapi, aku senang di sana. Oh ya, bagaimana denganmu
Jiso : Aku tahu, kamu gadis yang kuat. Aku tidak melanjutkan kuliah dan sekarang sudah punya bisnis sendiri.
Lisa : Bagus, tidak apa-apa. Kamu akan jadi pebisnis yang baik. Tapi, kamu seharusnya mengikuti program beasiswa.
Jiso : Aku tidak terlalu tertarik karena ada banyak prosedur yang harus dihadapi untuk mendapatkan beasiswa. Lagipula aku tidak terlalu pintar.
Lisa : Oh, ayolah Jiso, kamu harus mencoba membuktikannya.
Jiso : Tidak akan karena pendidikan tidak akan menjamin masa depan.
Lisa : Aku tidak setuju denganmu Jiso, karena kamu bisa menjual emas dan lama kelamaan akan habis. Namun, pendidikan akan abadi.
Jiso : Tidak, aku akan membuka bisnis sendiri dan memberi kesempatan pada orang lain.
Lisa : Baik lah, aku harap ini akan bekerja dengan baik.

Itulah beberapa contoh dialog Bahasa Inggris tentang pendidikan 2 orang. Semoga bisa membantu!

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *