Jenis Tes TOEFL yang Tersedia di Indonesia

Posted on
Jenis Tes TOEFL
Jenis Tes TOEFL

Jenis-jenis Tes TOEFL-Sebelum menentukan dimana atau kapan akan melakukan tes TOEFL ada satu hal penting yang perlu Anda ketahui dulu yaitu jenis – jenis tes TOEFL yang tersedia di Indonesia. Sebab meskipun punya nama yang sama, namun tes ini memiliki banyak jenis, cara penilaian, serta kegunaan yang berbeda – beda.

Bahkan jika kamu salah memilih tes TOEFL dan bukan sesuai yang disyaratkan, bisa jadi sertifikat yang sudah keluar tidak bisa diterima oleh institusi tersebut.Maka dari itu, kali ini kita akan mengupas tuntas semua tentang TOEFL, termasuk apa saja jenis – jenis tes yang ada di Indonesia.

Pengertian TOEFL

Beberapa dari kamu mungkin sudah tahu bahwa TOEFL merupakan sebuah tes Bahasa Inggris untuk menentukan seberapa baik kemampuan kamu dalam menggunakan bahasa ini. Umumnya, TOEFL dibutuhkan ketika ingin mendaftar kuliah sebagai calon mahasiswa baru, mendaftar pekerjaan yang berhubungan dengan perusahaan international atau import & export, atau ketika ingin mengikuti beasiswa pertukaran pelajar ke luar negeri.

Bahkan saat ini, banyak pula sekolah – sekolah favorit yang menerapkan persyaratan tes TOEFL dengan nilai tertentu untuk para calon muridnya. Hal ini menjadi bukti pentingnya bisa atau minimal paham Bahasa Inggris untuk bisa memajukan bangsa. Tanpa melupakan bahasa sendiri yaitu Bahasa Indonesia, tentunya.

Bukan hanya itu, kini TOEFL juga menjadi salah satu persyaratan ketika ingin mendaftarkan Visa baik untuk pelajar maupun pekerja profesional.

TOEFL sendiri merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language atau dalam Bahasa Indonesia artinya tes Bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Sehingga orang – orang yang membutuhkan sertifikat TOEFL adalah masyarakat yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa sehari – hari termasuk Asia dan Indonesia.

Tes ini juga akan menjadi pengukur kemampuan kamu dalam membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan kalimat – kalimat maupun percakapan dalam Bahasa Inggris. Jadi soal di dalam tes bukan hanya pilihan ganda dan uraian layaknya ujian Bahasa Inggris di sekolah.

Jenis Tes TOEFL yang Ada di Indonesia

Seperti yang dikatakan tadi, ada banyak jenis tes TOEFL yang tersedia di Indonesia dan diselenggarakan oleh berbagai lembaga, institusi, maupun universitas. Meskipun begitu, hanya satu jenis tes yang diterima secara universal oleh semua institusi international.

Yaitu tes yang dilaksanakan berdasarkan ETS atau Educational Testing System. ETS sendiri merupakan sebuah lembaga non – profit terbesar di dunia yang berpusat di New Jersey, Amerika Serikat.

Namun karena belum banyak lembaga yang bisa menyediakan tes berdasarkan standar ETS di Indonesia, maka dibuatlah beberapa jenis tes TOEFL yang setara atau mendekati standar ETS. Beberapa contohnya seperti di bawah ini.

Baca : Tips Belajar TOEFL

1. Paper Based Test (PBT)

Test TOEFL pertama dan paling umum di Indonesia jenis Paper Based Test atau PBT. Sesuai dengan namanya, tes yang satu ini menggunakan kertas biasa sebagai media ujian.

  • Peserta juga mengisi semua pertanyaan di atas kertas layaknya ujian biasa. TOEFL Paper Based Test dibagi menjadi 4 jenis soal, yaitu :
  • Listening berjumlah 50 soal dengan durasi 30 hingga 40 menit
  • Structure and Written Expression berjumlah 40 soal dengan durasi 25 menit
  • Reading Comprehension berjumlah 60 soal dengan durasi 25 menit
  • Writing berjumlah 1 topik dengan durasi 30 menit

Jadi total durasi tes adalah sekitar 3 jam dengan total soal berjumlah 130 buah. Nilai yang bisa didapatkan dari Paper Based test ini adalah antara 310 hingga 667. Dan untuk harganya, tes ini memiliki harga mulai dari 450 hingga 500 ribu untuk satu kali pendaftaran.

2. Computer Based Test (CBT)

Di tahun 1998, dimana pada saat itu komputer untuk edukasi dan kebutuhan masyarakat umum sudah mulai banyak digunakan, muncul pula jenis tes TOEFL yang kedua yaitu CBT atau Computer Based Test.

Meskipun tidak terlalu bertahan lama karena langsung digantikan oleh tes IBT, namun TOEFL CBT juga sempat dilakukan di Indonesia. TOEFL dengan Computer Based Test ini juga terbagi ke dalam 3 bagian yaitu:

  • Listening Comprehension
  • Structure and Written Expression
  • Reading Comprehension

Tes dilakukan dalam durasi sekitar 4 jam dan total nilai yang bisa diraih adalah 300. Dalam sesi Listening Comprehension, peserta akan menggunakan headphone untuk mendengarkan soal. Hanya saja. rekaman soal tidak bisa diulang kembali sehingga menyulitkan untuk para peserta yang masih baru.

3. Internet Based Test (IBT)

Selanjutnya ada test TOEFL menggunakan internet atau Internet Based Test yang mulai digunakan sejak tahun 2005. Meskipun namanya “Internet Based”, namun tes ini tetap harus dilaksanakan di lembaga khusus yang menyediakan layanan tes TOEFL.

Jenis tes TOEFL IBT juga yang menjadi satu – satunya tes yang diterima secara universal di institusi dan universitas international. Sebab tes ini merupakan versi paling baru yang dikembangkan oleh ETS sendiri. Dalam tes TOEFL IBT, akan ada 4 pembagian sesi ujian, yaitu:

  • Sesi Reading dengan 30 hingga 40 soal berdurasi 50 hingga 70 menit
  • Sesi Listening dengan 28 hingga 39 soal berdurasi 41 hingga 57 menit
  • Sesi Speaking dengan 4 soal berdurasi 17 menit
  • Sesi Writing dengan 2 soal berdurasi 50 menit

Umumnya di antara sesi Listening dan Speaking, akan ada jeda istirahat berdurasi 15 menit. Jadi total durasi tes adalah sekitar 4 jam dan total nilai yang bisa didapatkan adalah 120 poin.

Biaya pendaftaran tes TOEFL IBT berkisar di atas 500 ribu untuk satu peserta. Selain itu, tes juga hanya bisa dilakukan di lembaga yang sudah bekerja sama dengan ETS saja seperti BLCI Language Center dan The British Institute.

4. Institutional Testing Program (ITP)

Seperti yang dikatakan tadi, tidak banyak institusi atau lembaga yang bekerja sama dengan ETS untuk membuka layanan tes Bahasa Inggris TOEFL. Oleh karena itu, dibuatlah tes dengan standar yang mirip atau mendekat TOEFL IBT bernama tes ITP atau Institutional Testing Program.

Umumnya tes TOEFL ITP dibagi menjadi 2 tingkat yaitu level Intermediate to Advance (level 1)dan level High Beginning to Intermediate (Level 2). Kedua tingkat ini juga memiliki beberapa sesi tes, yaitu:

  • Listening Comprehension dengan 50 soal untuk level 1 dan 30 soal untuk level 2
  • Structure and Written Expression dengan 40 soal untuk level 1 dan 25 soal untuk level 2
  • Reading Comprehension dengan 50 soal untuk level 1 dan 40 soal untuk level 2

Baca juga : Penyedia Tes TOEFL Populer

Total durasi tes TOEFL ITP umumnya sekitar 70 hingga 115 menit dengan total nilai yang bisa didapat adalah 140 point untuk level 1 dan 95 untuk level 2. Selain itu, jenis tes TOEFL ITP juga memiliki harga yang paling terjangkau dan paling mudah ditemukan di Indonesia. Hampir semua universitas kini membuka tes ITP secara terbuka untuk masyarakat umum.

Sertifikat TOEFL ITP mungkin tidak bisa diterima oleh semua institusi khususnya international. Tapi masih banyak juga perusahaan dan universitas lokal yang menerima sertifikat TOEFL ITP.
Demikianlah jenis – jenis tes TOEFL yang ada di Indonesia dari mulai yang Paper- based hingga Internet- based dan ITP. Jadi agar tidak salah ketika melakukan tes, pahami dulu jenis tes yang perlu kamu ikuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *